Base URL & API Key
Karena formatnya kompatibel dengan OpenAI API, kebanyakan client cukup butuh dua hal: base URL dan API key. Base URL gateway-nya selalu sama:
https://gateway.pastpapr.com/v1
Kalau tool kamu (SDK OpenAI resmi, library pihak ketiga, atau CLI) mendukung pola environment variable standar, cukup set dua ini:
export OPENAI_BASE_URL="https://gateway.pastpapr.com/v1"
export OPENAI_API_KEY="sk-your-key-here"
Di Windows PowerShell:
$env:OPENAI_BASE_URL = "https://gateway.pastpapr.com/v1"
$env:OPENAI_API_KEY = "sk-your-key-here"
Setelah env var ini ke-set, SDK OpenAI resmi (Python, Node, dsb) biasanya langsung jalan tanpa perubahan kode lain — kamu cuma ganti target endpoint-nya, bukan cara pakainya.
Config YAML Generik
Banyak tool coding-agent dan CLI pakai file config berbasis YAML untuk provider custom. Polanya biasanya seperti ini:
provider: custom
base_url: https://gateway.pastpapr.com/v1
api_key: sk-your-key-here
model: Agentic
Sesuaikan nama field dengan dokumentasi tool masing-masing (kadang namanya apiKey, kadang endpoint), tapi tiga nilai di atas — base URL, key, dan nama model — itu inti yang selalu perlu diisi.
Pilih Model yang Tepat
Gateway punya tiga tingkat model. Karena biaya kredit beda-beda, pilih yang paling murah yang masih bisa menyelesaikan tugas dengan baik:
| Model | Kredit/panggilan | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Worker | 1 kredit | Ekstraksi data, format ulang, klasifikasi, ringkasan pendek, autocomplete, tugas berpola jelas |
| Agentic | 2 kredit | Debugging, perencanaan multi-langkah, penulisan kode kompleks, sintesis dari banyak sumber |
| Oracle | lihat bot | Penalaran terberat — hanya saat Worker/Agentic sudah nggak cukup |
Belum punya kredit?
Buka obrolan dengan bot, pilih paket, dan API key kamu siap dipakai dalam hitungan detik.
Buka @tokenkitabot →